Apa nak buat kalau kita marah?
- Berhenti.
- Berfikir.
- Bangun dari kerusi anda.
- Meluru ke pintu kelas.
- Terhempas pintu terlajak kuat.
- Berlari ke tandas.
- Pegang dinding sebab lari laju sangat dan terasa hampir terjatuh.
- Ambil wudhu’.
- Bersandar di dinding.
- Genggam penumbuk [yang sedang menggeletar].
- Ketap bibir bawah.
- Sabar.
- Ingat Allah.
- Ulang: Ana soimun.
- Sabar.
- Terasa kaki gatal nak sepak benda.
- Rapatkan kaki.
- Terasa mata macam masuk habuk.
- Tutup mata erat-erat.
- Rasa marah sangat sampai nak menangis.
- Bangun dari bersandar.
- Buka mata dan segera basuh dengan air paip.
- Ingat Allah.
- Ulang: Ana soimun.
- Keluar dari tandas.
- Berjalan dengan penuh bergaya ke kelas.
- Masuk kelas tanpa ketuk pintu dan bagi salam dalam hati.
- Perasan rakan-rakan sekelas menjeling anda.
- Bersyukur sebab guru tidak masuk ke kelas waktu itu.
- Duduk balik di tempat duduk anda.
- Buat selamba seolah-olah tiada apa yang berlaku.
Kenapa nak marah?
Wouldn’t you want to know…